Hotel di Bukittinggi Bertambah Gara-gara Balap Sepeda

Jakarta - Ajang balap sepeda taraf internasional, Tour de Singkarak, memberikan dampak positif bagi wisata Sumbar. Seperti di Bukittinggi, jumlah hotel di sana bertambah untuk lebih banyak menampung wisatawan.
Tour de Singkarak di tahun ini memasuki tahun ke-5. Sebagai salah satu ajang balap sepeda dunia, Tour de Singkarak juga menjadi ajang untuk mempromosikan destinasi wisata di Sumbar. Bukittinggi, salah satu destinasi di Sumbar, merasakan dampak positif ajang balap sepeda ini.
"Bukittinggi merasakan langsung dampak positif dari Tour de Singkarak," kata Walikota Bukittinggi, Ismet Azis dalam acara jumpa pers Rapat Koordinasi Tour de Singkarak 2013 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (7/2/2013).
Salah satu aspek wisata di Bukittinggi yang meningkat adalah hotel. Dengan adanya Tour de Singkarak dan banyaknya jumlah pengunjung yang datang, jumlah hotel pun meningkat.
"Seperti hotel, beberapa tahun terakhir hanya ada dua hotel berbintang. Tapi sekarang sudah bertambah menjadi empat," lanjut Ismet.
Ismet menambahkan, ada dua hotel bintang 3 dan dua hotel bintang 2. Lalu, juga ada 40 unit hotel melati dan pondok-pondok wisata yang dapat ditempati wisatawan.
Selain itu, Ismet pun mengaku jumlah kunjungan wisatawan ke Bukittinggi meningkat 99 persen pada tahun lalu. Dengan adanya Tour de Singkarak, aspek-aspek wisata di Bukittinggi akan terus meningkat.
Tahun ini, Bukittinggi akan menjadi titik start Tour de Singkarak. Berbagai acara di sana pun akan menjadi pesta pembuka yang meriah.
"Kita nanti adakan pameran di pedestrian Jam Gadang, di sini akan ada banyak pernak-pernik Jam Gadang dan Tour de Singkarak yang dapat dilihat wisatawan. Malamnya sebelum start, ada pesta kembang api," lanjut Ismet menjelaskan.
{ 0 komentar... read them below or add one }
Post a Comment